Rabu, 09 Juli 2008

kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia

kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia

Kaimana kaya sumber daya alam. Potensi yang dimiliki tidak saja di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga sektor perkebunan dan kehutanan. Kegiatan perkebunan dikembangkan di Kecamatan Buruway, yakni kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Kondisi fisik kecamatan cocok untuk pengembangan komoditas kelapa dan kakao. Areal yang tersedia untuk sawit dan kakao 18.000 hektar lebih. Tenaga kerja yang terserap sektor perkebunan 61,7 persen. Sementara Kecamatan Teluk Etna terkenal dengan kekayaan hutan. Berbagai jenis kayu dengan nilai ekonomis tinggi terdapat di daerah ini, seperti pala hutan, kayu gaharu, kayu masohi, cinnamomum culilawan, dan binuang. Kayu gaharu dapat berfungsi sebagai bahan krim kue dan parfum, kayu masohi sebagai bahan parfum, dan cinnamomum culilawan sebagai bahan minyak lawang. Minyak lawang asal Kaimana terkenal sejak dulu.

Perekonomian di Kaimana umumnya digerakkan melalui perhubungan laut dan udara. Di Kecamatan Kaimana terdapat pelabuhan laut yang mampu disinggahi kapal berukuran 5.000 DWT (dead weight ton). Selain disinggahi kapal penumpang, seperti KM Bukit Siguntang dan KM Tatamailau, juga disinggahi kapal PT Pelni yang melayari Pantai Selatan Papua, serta menjadi tempat bongkar muat bahan kebutuhan pokok dan bahan kebutuhan strategis lain dari luar Kaimana, seperti dari Jawa dan Sulawesi. Barang-barang itu didistribusikan ke Kecamatan Arguni, Teluk Etna, dan Buruway melalui Dermaga Kaimana.

Tidak ada komentar: