kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | News
Pemberantasan illegal logging semakin giat. Baru-baru ini, Mabes Polri menangkap 7 tersangka pelaku ilegal logging di Papua.
Komplotan itu diduga menebang pohon sebanyak 12 meter kubik di daerah Nabire dan Kaimana.
"Nanti para tersangka akan kita bawa dengan pesawat ke Jakarta. Kita juga telah melibatkan Departemen Kehutanan sebagai saksi ahli," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Bambang Hendarso di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2008).
Bambang mengatakan, kayu-kayu curian itu diduga diselundupkan ke luar negeri. Jenis kayu yang dicuri paling banyak kayu Merbau.
"Negara dirugikan ratusan miliar rupiah karena per meter kubik Rp 16 juta," katanya.
Kasus pembalakan liar menurut Bambang saat ini sangat menyedihkan. Penebang pohon juga sudah menebangi hutan lindung dan menyebabkan kegundulan.
sumber detik news
Selasa, 22 Juli 2008
Senin, 14 Juli 2008
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan
Wilayah Berbukit Hingga Bergunung
Daerah dipapua barat ini mempunyai bentuk wilayah berbukit-bukit hingga bergunung dengan kemiringan lereng > 40% dan setempat bisa mencapai 70%. Ketinggian tempat 100 m – 2.800 m dpl. Daerah seperti ini tersebar luas di bagian utara merupakan Gunung Wagura Kote dan sebelah barat merupakan pegunungan Kumawa dengan luas areal 14.415,8 Km² (77,92%).
Wilayah Kabupaten Kaimana sebagian besar berada pada kemiringan lereng > 40%.
sumber www.id.wikipedia.org
Wilayah Berbukit Hingga Bergunung
Daerah dipapua barat ini mempunyai bentuk wilayah berbukit-bukit hingga bergunung dengan kemiringan lereng > 40% dan setempat bisa mencapai 70%. Ketinggian tempat 100 m – 2.800 m dpl. Daerah seperti ini tersebar luas di bagian utara merupakan Gunung Wagura Kote dan sebelah barat merupakan pegunungan Kumawa dengan luas areal 14.415,8 Km² (77,92%).
Wilayah Kabupaten Kaimana sebagian besar berada pada kemiringan lereng > 40%.
sumber www.id.wikipedia.org
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan berbukit
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan berbukit
Wilayah Berbukit
Wilayah dipapua barat ini berbukit-bukit dengan kondisi lahan terjal dan mempunyai kemiringan lereng antara 15 – 25% dan setempat hingga 40%, dengan ketinggian tempat 5 – 600 m dpl. Daerah ini penyebarannya paling luas mulai dari bagian tenggara hingga barat daya seperti di Kecamatan Buruway dan Kecamatan Kaimana dengan luas areal 1503,9 Km² (8,61%) dengan penutupan lahan berupa hutan sekunder dan hutan primer.
Wilayah Berbukit
Wilayah dipapua barat ini berbukit-bukit dengan kondisi lahan terjal dan mempunyai kemiringan lereng antara 15 – 25% dan setempat hingga 40%, dengan ketinggian tempat 5 – 600 m dpl. Daerah ini penyebarannya paling luas mulai dari bagian tenggara hingga barat daya seperti di Kecamatan Buruway dan Kecamatan Kaimana dengan luas areal 1503,9 Km² (8,61%) dengan penutupan lahan berupa hutan sekunder dan hutan primer.
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan Bergelombang
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan Bergelombang
Wilayah Bergelombang
Wilayah bergelombang di wilayah papua barat dengan kemiringan lereng dominan berkisar antara 2-8% dan berada pada ketinggian tempat antara 0 – 150 m dpl. Kondisi penutupan lahan ini berupa hutan dataran rendah. Daerah ini tersebar di 4 kecamatan dengan luas areal 3.610 Km² (1,95%).
Wilayah Bergelombang
Wilayah bergelombang di wilayah papua barat dengan kemiringan lereng dominan berkisar antara 2-8% dan berada pada ketinggian tempat antara 0 – 150 m dpl. Kondisi penutupan lahan ini berupa hutan dataran rendah. Daerah ini tersebar di 4 kecamatan dengan luas areal 3.610 Km² (1,95%).
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan
Wilayah Datar
Wilayah ini mempunyai relief datar dengan kemiringan lereng < 2% dengan ketinggian tempat berkisar antara 0 – 50 m dpl. Daerah ini berada di sepanjang sungai, dataran bergambut dan sebagian kecil di daerah pesisir pantai. Kondisi penutupan lahan ini merupakan hutan rawa, hutan mangrove dan sebagian telah digunakan masyarakat berupa ladang. Luas wilayah areal ini mencapai 2.241 Km2 (12,11%) dengan penyebaran terluas di Kecamatan Teluk Etna.lokasi seperti ini banyak di papua barat
sumber www.id.wikipedia.org
Wilayah Datar
Wilayah ini mempunyai relief datar dengan kemiringan lereng < 2% dengan ketinggian tempat berkisar antara 0 – 50 m dpl. Daerah ini berada di sepanjang sungai, dataran bergambut dan sebagian kecil di daerah pesisir pantai. Kondisi penutupan lahan ini merupakan hutan rawa, hutan mangrove dan sebagian telah digunakan masyarakat berupa ladang. Luas wilayah areal ini mencapai 2.241 Km2 (12,11%) dengan penyebaran terluas di Kecamatan Teluk Etna.lokasi seperti ini banyak di papua barat
sumber www.id.wikipedia.org
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Iklim
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Iklim
Iklim dan Topografi Wilayah
Secara morfologi Kabupaten Kaimana meliputi wilayah datar hingga berbukit-bukit dan bahkan bergunung, dengan kemiringan lereng bervariasi mulai dari < 2% hingga di atas 70% dengan ketinggian tempat berkisar antara 0 – 2.800 m di atas permukaan laut. Sesuai dengan peta Kondisi Medan (Gambar 2-3), morfologi Kabupaten Kaimana dapat dibedakan menjadi 5 kelompok, yaitu:
1.Wilayah Datar
2.Wilayah Bergelombang
3.Wilayah Bergelombang hingga berbukit kecil
4.Wilayah Berbukit
5.Wilayah Berbukit Hingga Bergunung
sumber Wikipedia Indonesia
Iklim dan Topografi Wilayah
Secara morfologi Kabupaten Kaimana meliputi wilayah datar hingga berbukit-bukit dan bahkan bergunung, dengan kemiringan lereng bervariasi mulai dari < 2% hingga di atas 70% dengan ketinggian tempat berkisar antara 0 – 2.800 m di atas permukaan laut. Sesuai dengan peta Kondisi Medan (Gambar 2-3), morfologi Kabupaten Kaimana dapat dibedakan menjadi 5 kelompok, yaitu:
1.Wilayah Datar
2.Wilayah Bergelombang
3.Wilayah Bergelombang hingga berbukit kecil
4.Wilayah Berbukit
5.Wilayah Berbukit Hingga Bergunung
sumber Wikipedia Indonesia
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Lahan
Ketersediaan Lahan
Menampilkan 1 sampai 2 dari 2
No Sektor/Komoditi Luas Lahan/Potensi
1 Perkebunan: Kakao Lahan yang Sudah Digunakan (Ha): 5,121
2 Perkebunan: Kelapa Sawit Lahan yang Sudah Digunakan (Ha): 5,121
Sumber Data:
Peta Komoditi Sektor Primer dan Pengkajian Peluang Pasar Serta Peluang Investasinya di Indonesia Thn 2005
Ketersediaan Lahan
Menampilkan 1 sampai 2 dari 2
No Sektor/Komoditi Luas Lahan/Potensi
1 Perkebunan: Kakao Lahan yang Sudah Digunakan (Ha): 5,121
2 Perkebunan: Kelapa Sawit Lahan yang Sudah Digunakan (Ha): 5,121
Sumber Data:
Peta Komoditi Sektor Primer dan Pengkajian Peluang Pasar Serta Peluang Investasinya di Indonesia Thn 2005
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Profil
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia | Profil
Profil Komoditi
Menampilkan 1 sampai 6 dari 6
No Sektor / Komoditi Unggulan / Tidak Deskripsi
1 Primer-Perikanan:Perikanan Tangkap Unggulan
2 Primer-Perkebunan:Kelapa Sawit Unggulan
3 Primer-Perkebunan:Kakao Unggulan
4 Primer-Perkebunan:Kelapa Unggulan
5 Primer-Pertanian:Jagung Unggulan
6 Tersier-Jasa:Obyek Wisata Unggulan Obyek wisata meliputi Air Terjun Kaimana, Pulau Tubir Seram, Tugu Perang Dunia II, Makam Putri Laut, Danau Yamor, Goa Wisata dan Danau Kamaka serta Danau Sewiki
Produksi Tahun Terakhir (2005) : 107.00 ton
Sumber Data:
Peta Komoditi Sektor Primer dan Pengkajian Peluang Pasar Serta Peluang Investasinya di Indonesia Thn 2005, Profil Daerah Komoditi Andalan Provinsi Irian Jaya Barat
Profil Komoditi
Menampilkan 1 sampai 6 dari 6
No Sektor / Komoditi Unggulan / Tidak Deskripsi
1 Primer-Perikanan:Perikanan Tangkap Unggulan
2 Primer-Perkebunan:Kelapa Sawit Unggulan
3 Primer-Perkebunan:Kakao Unggulan
4 Primer-Perkebunan:Kelapa Unggulan
5 Primer-Pertanian:Jagung Unggulan
6 Tersier-Jasa:Obyek Wisata Unggulan Obyek wisata meliputi Air Terjun Kaimana, Pulau Tubir Seram, Tugu Perang Dunia II, Makam Putri Laut, Danau Yamor, Goa Wisata dan Danau Kamaka serta Danau Sewiki
Produksi Tahun Terakhir (2005) : 107.00 ton
Sumber Data:
Peta Komoditi Sektor Primer dan Pengkajian Peluang Pasar Serta Peluang Investasinya di Indonesia Thn 2005, Profil Daerah Komoditi Andalan Provinsi Irian Jaya Barat
Rabu, 09 Juli 2008
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
Kaimana kaya sumber daya alam. Potensi yang dimiliki tidak saja di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga sektor perkebunan dan kehutanan. Kegiatan perkebunan dikembangkan di Kecamatan Buruway, yakni kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Kondisi fisik kecamatan cocok untuk pengembangan komoditas kelapa dan kakao. Areal yang tersedia untuk sawit dan kakao 18.000 hektar lebih. Tenaga kerja yang terserap sektor perkebunan 61,7 persen. Sementara Kecamatan Teluk Etna terkenal dengan kekayaan hutan. Berbagai jenis kayu dengan nilai ekonomis tinggi terdapat di daerah ini, seperti pala hutan, kayu gaharu, kayu masohi, cinnamomum culilawan, dan binuang. Kayu gaharu dapat berfungsi sebagai bahan krim kue dan parfum, kayu masohi sebagai bahan parfum, dan cinnamomum culilawan sebagai bahan minyak lawang. Minyak lawang asal Kaimana terkenal sejak dulu.
Perekonomian di Kaimana umumnya digerakkan melalui perhubungan laut dan udara. Di Kecamatan Kaimana terdapat pelabuhan laut yang mampu disinggahi kapal berukuran 5.000 DWT (dead weight ton). Selain disinggahi kapal penumpang, seperti KM Bukit Siguntang dan KM Tatamailau, juga disinggahi kapal PT Pelni yang melayari Pantai Selatan Papua, serta menjadi tempat bongkar muat bahan kebutuhan pokok dan bahan kebutuhan strategis lain dari luar Kaimana, seperti dari Jawa dan Sulawesi. Barang-barang itu didistribusikan ke Kecamatan Arguni, Teluk Etna, dan Buruway melalui Dermaga Kaimana.
Kaimana kaya sumber daya alam. Potensi yang dimiliki tidak saja di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga sektor perkebunan dan kehutanan. Kegiatan perkebunan dikembangkan di Kecamatan Buruway, yakni kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Kondisi fisik kecamatan cocok untuk pengembangan komoditas kelapa dan kakao. Areal yang tersedia untuk sawit dan kakao 18.000 hektar lebih. Tenaga kerja yang terserap sektor perkebunan 61,7 persen. Sementara Kecamatan Teluk Etna terkenal dengan kekayaan hutan. Berbagai jenis kayu dengan nilai ekonomis tinggi terdapat di daerah ini, seperti pala hutan, kayu gaharu, kayu masohi, cinnamomum culilawan, dan binuang. Kayu gaharu dapat berfungsi sebagai bahan krim kue dan parfum, kayu masohi sebagai bahan parfum, dan cinnamomum culilawan sebagai bahan minyak lawang. Minyak lawang asal Kaimana terkenal sejak dulu.
Perekonomian di Kaimana umumnya digerakkan melalui perhubungan laut dan udara. Di Kecamatan Kaimana terdapat pelabuhan laut yang mampu disinggahi kapal berukuran 5.000 DWT (dead weight ton). Selain disinggahi kapal penumpang, seperti KM Bukit Siguntang dan KM Tatamailau, juga disinggahi kapal PT Pelni yang melayari Pantai Selatan Papua, serta menjadi tempat bongkar muat bahan kebutuhan pokok dan bahan kebutuhan strategis lain dari luar Kaimana, seperti dari Jawa dan Sulawesi. Barang-barang itu didistribusikan ke Kecamatan Arguni, Teluk Etna, dan Buruway melalui Dermaga Kaimana.
Senin, 07 Juli 2008
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
(sumber: http://www.kompas.co.id
Jenis kekayaan laut antara lain tuna, cakalang, tenggiri, teri, teripang, udang windu, kerang mutiara, penyu, hiu, tiram, serta semua jenis ikan karang. Komoditas unggulan hasil laut, yakni lobster, dihasilkan di Teluk Etna. Umumnya, penangkapan lobster oleh masyarakat secara tradisional menggunakan alat tangkap bubu. Namun, di Kecamatan Kaimana terdapat perusahaan penangkapan dan penampungan lobster. Komoditas unggulan lainnya adalah udang penaeid, seperti udang windu dan udang putih, banyak terdapat di Teluk Etna, Teluk Arguni, dan Kaimana.
Selain usaha penangkapan ikan dan udang yang telah berjalan, perairan di Kaimana juga menyimpan potensi budidaya perikanan laut. Hamparan hutan bakau sangat sesuai dijadikan areal pertambakan udang atau ikan laut komersial lainnya. Daerah potensial ini tersebar di Teluk Etna, Kaimana, Teluk Arguni, dan Buruway. Untuk budidaya tambak, hutan bakau yang terjaga menyuplai benih maupun induk
(sumber: http://www.kompas.co.id
Jenis kekayaan laut antara lain tuna, cakalang, tenggiri, teri, teripang, udang windu, kerang mutiara, penyu, hiu, tiram, serta semua jenis ikan karang. Komoditas unggulan hasil laut, yakni lobster, dihasilkan di Teluk Etna. Umumnya, penangkapan lobster oleh masyarakat secara tradisional menggunakan alat tangkap bubu. Namun, di Kecamatan Kaimana terdapat perusahaan penangkapan dan penampungan lobster. Komoditas unggulan lainnya adalah udang penaeid, seperti udang windu dan udang putih, banyak terdapat di Teluk Etna, Teluk Arguni, dan Kaimana.
Selain usaha penangkapan ikan dan udang yang telah berjalan, perairan di Kaimana juga menyimpan potensi budidaya perikanan laut. Hamparan hutan bakau sangat sesuai dijadikan areal pertambakan udang atau ikan laut komersial lainnya. Daerah potensial ini tersebar di Teluk Etna, Kaimana, Teluk Arguni, dan Buruway. Untuk budidaya tambak, hutan bakau yang terjaga menyuplai benih maupun induk
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
(sumber: http://www.kompas.co.id)
KAIMANA yang baru resmi menyandang sebutan kabupaten lewat UU Nomor 26 Tahun 2002 ini semula hanyalah sebuah kecamatan di Kabupaten Fakfak. Setelah menjadi daerah otonom, kabupaten yang awalnya memiliki empat kecamatan dan sebentar lagi menjadi tujuh kecamatan ini pusat pemerintahannya terdapat di Kecamatan Kaimana. Sebagai kabupaten baru, Kaimana masih banyak berbenah. Belum terbentuknya DPRD membuat kabupaten ini belum memiliki APBD dan lambang kabupaten. Demikian pula segala hal yang menyangkut soal ekonomi daerah ini, sebagian besar datanya masih bergabung dengan kabupaten induk, yaitu Kabupaten Fakfak.
Saat masih menjadi bagian Kabupaten Fakfak, sama halnya dengan kecamatan lainnya, Kecamatan Kaimana terkenal dengan hasil laut. Posisinya yang strategis di bagian selatan Provinsi Papua dan berhadapan langsung dengan Laut Arafuru sangat menguntungkan dari sektor perikanan dan kelautan, terutama perikanan tangkap. Potensi perikanan laut kawasan ini cukup tinggi. Tidak mengherankan bahwa perikanan merupakan salah satu unggulan daerah ini. Demikian pula setelah menjadi kabupaten
(sumber: http://www.kompas.co.id)
KAIMANA yang baru resmi menyandang sebutan kabupaten lewat UU Nomor 26 Tahun 2002 ini semula hanyalah sebuah kecamatan di Kabupaten Fakfak. Setelah menjadi daerah otonom, kabupaten yang awalnya memiliki empat kecamatan dan sebentar lagi menjadi tujuh kecamatan ini pusat pemerintahannya terdapat di Kecamatan Kaimana. Sebagai kabupaten baru, Kaimana masih banyak berbenah. Belum terbentuknya DPRD membuat kabupaten ini belum memiliki APBD dan lambang kabupaten. Demikian pula segala hal yang menyangkut soal ekonomi daerah ini, sebagian besar datanya masih bergabung dengan kabupaten induk, yaitu Kabupaten Fakfak.
Saat masih menjadi bagian Kabupaten Fakfak, sama halnya dengan kecamatan lainnya, Kecamatan Kaimana terkenal dengan hasil laut. Posisinya yang strategis di bagian selatan Provinsi Papua dan berhadapan langsung dengan Laut Arafuru sangat menguntungkan dari sektor perikanan dan kelautan, terutama perikanan tangkap. Potensi perikanan laut kawasan ini cukup tinggi. Tidak mengherankan bahwa perikanan merupakan salah satu unggulan daerah ini. Demikian pula setelah menjadi kabupaten
Minggu, 06 Juli 2008
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
Potensi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Kaimana meliputi kawasan hutan, sumber daya mineral serta potensi ekonomi. Potensi ekonomi Kaimana khususnya di sektor perikanan dapat dijadikan salah satu sumber pendapatan daerah karena hasil ikan dan udangnya. Hingga tahun 2004, produksi ikan campur beku serta udang yang berasal dari perairan di Kabupaten Kaimana telah dijadikan komoditi eksport dimana kedua komoditi tersebut dikelola oleh 2 perusahan perikanan yang berada di Kaimana, yakni PT. Istana Samudera dan PT. Avona Mina Lestari
Potensi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Kaimana meliputi kawasan hutan, sumber daya mineral serta potensi ekonomi. Potensi ekonomi Kaimana khususnya di sektor perikanan dapat dijadikan salah satu sumber pendapatan daerah karena hasil ikan dan udangnya. Hingga tahun 2004, produksi ikan campur beku serta udang yang berasal dari perairan di Kabupaten Kaimana telah dijadikan komoditi eksport dimana kedua komoditi tersebut dikelola oleh 2 perusahan perikanan yang berada di Kaimana, yakni PT. Istana Samudera dan PT. Avona Mina Lestari
Kamis, 03 Juli 2008
Rabu, 02 Juli 2008
Kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
Kaimana Guide | Papua Barat | Indonesia
Wilayah ini mempunyai relief datar dengan kemiringan lereng < 2% dengan ketinggian tempat berkisar antara 0 – 50 m dpl. Daerah ini berada di sepanjang sungai, dataran bergambut dan sebagian kecil di daerah pesisir pantai. Kondisi penutupan lahan ini merupakan hutan rawa, hutan mangrove dan sebagian telah digunakan masyarakat berupa ladang. Luas wilayah areal ini mencapai 2.241 Km2 (12,11%) dengan penyebaran terluas di Kecamatan Teluk Etna.
Wilayah ini mempunyai relief datar dengan kemiringan lereng < 2% dengan ketinggian tempat berkisar antara 0 – 50 m dpl. Daerah ini berada di sepanjang sungai, dataran bergambut dan sebagian kecil di daerah pesisir pantai. Kondisi penutupan lahan ini merupakan hutan rawa, hutan mangrove dan sebagian telah digunakan masyarakat berupa ladang. Luas wilayah areal ini mencapai 2.241 Km2 (12,11%) dengan penyebaran terluas di Kecamatan Teluk Etna.
Langganan:
Postingan (Atom)